Pandeglang – Sarana pendidikan dasar di wilayah pelosok Kabupaten Pandeglang masih memprihatinkan. SDN Tanjungan 5 yang berlokasi di Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, dilaporkan membutuhkan revitalisasi segera.
Berdasarkan dokumentasi yang diterima pada Sabtu, 29 November 2025, kondisi ruang kelas di sekolah tersebut terlihat memprihatinkan. Plafon ruang kelas tampak rusak dan berlubang besar, sehingga membahayakan keselamatan siswa dan guru saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Dinding kelas juga terlihat kusam, kotor, dan catnya mengelupas. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan dan konsentrasi siswa dalam belajar.
Sekolah yang berada di Desa Tanjungan, Kecamatan Cikeusik ini menjadi tempat menimba ilmu bagi anak-anak di sekitar wilayah tersebut. Dengan kondisi bangunan yang sudah tidak layak, para orang tua dan tenaga pendidik berharap ada perhatian dari pemerintah.
“Ini sudah lama kondisinya seperti ini. Kami khawatir kalau hujan plafonnya bisa jatuh. Anak-anak juga jadi tidak nyaman belajar,” ujar salah satu wali murid.
Pihak sekolah dan warga berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang serta Pemerintah Provinsi Banten dapat segera melakukan revitalisasi terhadap SDN Tanjungan 5. Revitalisasi sangat dibutuhkan agar proses belajar mengajar dapat berjalan aman, nyaman, dan layak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang terkait rencana perbaikan sekolah tersebut. Pungkasnya (Surya)





