
Garda Terdepan Keamanan: LAAB Dukung Penuh TNI AL Bersihkan Belawan dari Begal
MEDAN BELAWAN – Suasana keamanan di wilayah Medan Belawan mendapat angin segar setelah serangkaian tindakan tegas yang diambil oleh aparat TNI AL terhadap komplotan begal sadis. Hal ini memicu respon positif dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya dari Lembaga Asli Anak Belawan (LAAB).
Ketua Umum LAAB, Ustadz Muhammad Nabawi, secara terbuka melayangkan pujian kepada jajaran Kodal Lantamal I Belawan dan Pomal TNI AL Belawan. Ia menegaskan bahwa keberanian aparat dalam melakukan tindakan terukur terhadap pelaku kriminal jalanan adalah langkah yang sangat dinantikan oleh warga.
Keamanan Jalanan: Harga Mati
Ustadz Muhammad Nabawi menekankan bahwa tindakan para pelaku begal selama ini sudah sangat keterlaluan dan mengancam keselamatan nyawa masyarakat kecil.
“Kehadiran TNI AL di tengah-tengah masyarakat bukan hanya sekadar patroli, melainkan bentuk perlindungan nyata. Kami dari LAAB menyatakan dukungan penuh atas setiap langkah tegas yang diambil demi menyapu bersih pelaku kejahatan dari tanah Belawan,” tegasnya.
Sinergi Tokoh Agama dan Militer
Dukungan yang datang dari tokoh agama seperti Ustadz Muhammad Nabawi dianggap penting sebagai legitimasi moral bagi aparat di lapangan. Menurutnya, stabilitas keamanan adalah kunci utama agar kegiatan ekonomi dan ibadah di Belawan dapat berjalan tanpa rasa takut.
Beberapa poin penting yang menjadi catatan LAAB:
- Apresiasi Respon Cepat: Kecepatan Pomal dan Kodal dalam memetakan titik rawan begal.
- Pemulihan Psikologis: Masyarakat merasa lebih tenang beraktivitas di malam hari.
- Harapan Berkelanjutan: Meminta agar operasi pembersihan premanisme dan begal dilakukan secara konsisten.
Harapan untuk Masa Depan Belawan
Dengan situasi yang mulai berangsur kondusif, LAAB mengajak seluruh pemuda dan warga Belawan untuk ikut berperan aktif menjadi mata dan telinga bagi aparat. Sinergi antara putra daerah dan TNI AL diharapkan mampu mengubah citra Belawan dari kawasan rawan menjadi kawasan yang tertib dan aman bagi siapa saja.
“Kita ingin Belawan yang kita cintai ini bersih dari aksi premanisme. Terima kasih TNI AL atas pengabdiannya untuk masyarakat pesisir,” tutup Ustadz Muhammad Nabawi.
