Anak Sekolah Kampung Barapasi Tempuh Jarak Hingga 4,6 Kilometer, Pemda Diminta Sediakan Transportasi Sekolah

Waropen-Perjalanan jauh yang harus ditempuh anak-anak sekolah dari Kampung Barapasi menuju SMP Negeri Marikai dan SMA Negeri Marikai menjadi perhatian Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kampung Barapasi, Mathen Senggoko. Ia meminta Pemerintah Daerah agar memberikan perhatian serius dengan menyediakan fasilitas transportasi khusus bagi para siswa.

Berdasarkan data yang dihimpun, jarak dari Kampung Barapasi menuju SMP Negeri Marikai mencapai 3,27 kilometer, sedangkan menuju SMA Negeri Marikai sekitar 4,60 kilometer. Jarak tersebut harus ditempuh para siswa setiap hari demi mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kondisi ini membuat sejumlah siswa harus berangkat dari rumah sejak pukul 05.00 WIT agar dapat tiba di sekolah tepat waktu. Waktu keberangkatan yang begitu pagi dikhawatirkan turut memengaruhi waktu istirahat serta kesiapan fisik anak-anak dalam mengikuti pembelajaran.

“Perjalanan yang harus ditempuh anak-anak setiap hari ini cukup jauh dan memakan waktu lama, sehingga mereka harus bangun dan berangkat sangat pagi,” ujar Mathen Senggoko.

Ia berharap Pemerintah Daerah dapat menghadirkan solusi konkret melalui penyediaan transportasi darat, baik berupa bus maupun mobil sekolah, yang dapat digunakan untuk mengantar dan menjemput para siswa.

Menurutnya, ketersediaan transportasi sekolah tidak hanya membantu meringankan beban perjalanan anak-anak, tetapi juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi siswa yang tinggal jauh dari lingkungan sekolah.

Harapan serupa juga disampaikan oleh para dewan guru di kedua sekolah tersebut.

Mereka berharap adanya fasilitas transportasi yang memadai dapat membantu siswa tiba di sekolah dengan kondisi lebih segar, sehingga lebih siap dan fokus dalam mengikuti proses pembelajaran.

Bagi masyarakat Kampung Barapasi, transportasi sekolah menjadi kebutuhan yang perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan kenyamanan, keselamatan, dan keberlangsungan pendidikan anak-anak.

Kini, warga serta tenaga pendidik di Kampung Barapasi berharap Pemerintah Daerah dapat menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui kajian kebutuhan dan penyediaan sarana transportasi yang sesuai dengan kondisi wilayah.

Penyediaan transportasi sekolah diharapkan menjadi langkah nyata untuk mendukung anak-anak Kampung Barapasi memperoleh akses pendidikan yang lebih mudah, aman, dan nyaman demi masa depan mereka.

Pos terkait