Fokusinews ⇔ 15 Maret 2026
JAKARTA – Suasana hangat dan penuh khidmat menyelimuti Galeri Indonesia Kaya (GIK), Grand Indonesia, pada Minggu sore (15/3/2026). Tokoh sastra dan budaya kenamaan Indonesia, Noorca M. Massardi, menggelar perayaan hari ulang tahunnya yang ke-72 dengan sebuah acara bertajuk “Menjaga Nyala Literasi.”
Acara ini bukan sekadar seremoni pertambahan usia, melainkan sebuah refleksi panjang atas dedikasi Noorca terhadap dunia literasi di Indonesia selama lebih dari lima dekade. Di hadapan para kolega, seniman, dan komunitas literasi muda, Noorca menekankan bahwa literasi adalah fondasi utama bagi kemajuan sebuah bangsa.
Dalam monolog singkatnya, Noorca menyampaikan kegelisahannya sekaligus harapannya terhadap minat baca-tulis di era digital. Beliau menegaskan bahwa teknologi seharusnya menjadi “bahan bakar” baru bagi literasi, bukan malah memadamkannya.

”Angka 72 hanyalah angka, namun nyala literasi harus tetap abadi. Menjaga nyala ini bukan tugas satu atau dua orang, melainkan kita semua yang percaya bahwa kata-kata punya kekuatan untuk mengubah dunia,” ujar Noorca dalam sambutannya.
Rangkaian acara diisi dengan berbagai kegiatan seni yang memukau pengunjung Pembacaan Puisi Sejumlah sastrawan lintas generasi membacakan karya-karya ikonik Noorca, mulai dari naskah drama hingga petikan novelnya. Hadir juga Bapak Samuel JD Wattimena yg Seorang desainer dan penggiat budaya yang kini mengabdi sebagai Anggota DPR RI.
Diskusi Panel : santai mengenai tantangan literasi di masa depan dan bagaimana menjaga relevansi karya sastra di mata Gen Z dan Gen Alpha. Penandaan usia ke-72 juga diwarnai dengan peluncuran kompilasi karya pilihan Noorca yang telah dikurasi selama setahun terakhir.
Pihak Galeri Indonesia Kaya menyatakan kebanggaannya dapat menjadi tuan rumah bagi acara ini. Kehadiran tokoh seperti Noorca dianggap sebagai inspirasi hidup bagi para seniman muda untuk terus konsisten berkarya dan menjaga marwah intelektualitas melalui tulisan.
(asn)
