“REFLEKSI DIRI, KAYA HASIL KERJA KERAS ATAU PESUGIHAN?”

Hiburan

Fokusinews.com⇔Kamis, 26 Maret 2026

Jakarta — Film terbaru bertajuk “Aku Harus Mati” resmi diperkenalkan kepada publik melalui acara press conference dan press screening yang berlangsung di Epicentrum XXI pada Kamis, 26 Maret 2026. Acara ini dihadiri oleh para pemain, kru film, serta sejumlah awak media dan insan perfilman Tanah Air.

Melalui film “Aku Harus Mati”, Rollink Action bersama Executive Producer Irsan Yapto dan Nadya Yapto, mempersembahkan film horor yang tak hanya menjual kengerian, namun juga sebagai refleksi diri dan sekitar akan bahaya sebuah ambisi. Film horor misteri ini garapan dari sutradara Hestu Saputra dan penulis Aroe Ama.

Roltink Action sendiri adalah rumah produksi flim, anak perusahaan dari Link Group International, grup media & marketing independen yang berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. Rollink Action berkomitmen untuk menghadirkan karya-karya film dengan visual berkualitas, memiliki narasi kuat berbasis pada isu sosial dan budaya yang dalam.

Film ini Berkisah tentang Mala (Hana Saraswati), seorang yatim piatu yang terlena akan validasi setelah mencicipi kehidupan glamor di kota besar yang membuat Mala terjebak hutang hingga dikejar debt collector. Mala Berusaha lari dari kenyataan, Mala kembali ke panti asuhan tempatnya dibesarkan untuk menemui sahabat lamanya, Tiwi (Amara Sophie) dan Nugra (Prasetya Agni), serta sosok orang tuanya, Ki Jogo (Bambang Paningron).

Film ini menjadi pengingat bahwa keindahan dunia sering kali menipu. Ketahuilah, kesuksesan sejati seharusnya datang dari proses kerja keras dan integritas, bukan dari jalan pintas yang pada akhimya bisa menghancurkan diri sendiri dan orang sekitar.” ujar Hestu Saputra, Sutradara.

Daftar Pemeran & Produksi

Produksi: Rollink Action Eksekutif Produser: irsan Yapto & Nadya Yapto

Sutradara: Hestu Saputra Penulis Naskah: Aroe Ama

Pemeran Utama: Hana Saraswati sebagai Mala

Amara Sophie sebagai Tiwi Prasetya Agni sebagai Nugra

Mila Rosinta sebagai Nilam

Bambang Paningron sebagai Ki Jago

Siapakah yang akhirnya akan dikorbankan? Siapa sebenamya pemegang perjanjian iblis tersebut? Temukan jawabannya dalam “Aku Harus Mati”, hanya di bioskop mulai 2 April 2028.

(Asn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *