Biak – Papua. FokusiNews. Pemerintah Kabupaten Biak Numfor secara resmi melantik dan mengambil Sumpah Jabatan 250 Kepala Kampung Masa Jabatan 2026–2034, dalam sebuah prosesi yang berlangsung pada Jumat, 17 April 2026.
Pelantikan ini merupakan bagian dari hasil pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkades) serentak yang sebelumnya telah digelar di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Biak Numfor menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Pilkades hingga proses pelantikan.
“Atas nama Pemerintah Daerah, Saya mengucapkan selamat kepada seluruh Kepala Kampung yang baru saja dilantik. Ini adalah momen penting yang menandai awal dari tanggung jawab besar yang diberikan oleh masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada para penjabat maupun kepala kampung sebelumnya atas dedikasi, pengabdian, dan kerja keras yang telah diberikan selama masa jabatan mereka.
Dijelaskan, dari total 256 kepala kampung yang seharusnya dilantik, sebanyak 6 kampung masih mengalami penundaan. Hal ini disebabkan oleh sejumlah persoalan administratif dan teknis yang masih perlu diselesaikan. Meski demikian, Bupati berharap seluruh persoalan tersebut dapat segera diselesaikan sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kepada para kepala kampung yang telah dilantik, Bupati menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia menekankan beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian para kepala kampung, di antaranya menjaga amanah dengan menjadi pemimpin yang melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan, membangun sinergi antara pemerintah kampung dan pemerintah daerah, serta mengelola anggaran kampung secara transparan, jujur, dan tepat sasaran.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam memanfaatkan masa jabatan selama delapan tahun untuk merealisasikan program kerja dan janji kampanye.
“Pastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesejahteraan Orang Asli Papua,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan pasca Pilkades. Ia menegaskan bahwa kontestasi politik telah usai dan seluruh pihak harus kembali bersatu untuk membangun kampung.
“Tidak ada lagi perbedaan, yang ada hanyalah masyarakat yang harus dilayani. Saya minta para kepala kampung segera melakukan rekonsiliasi dan merangkul kembali semua pihak, termasuk para calon yang belum terpilih,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, memperkuat komitmen, dan bekerja bersama dalam membangun Kabupaten Biak Numfor yang lebih baik, sejahtera, inklusif, dan berkelanjutan.
“Kalau bukan kita, siapa lagi. Kalau bukan sekarang, kapan lagi,” pungkasnya.
(Heri)/Kaperwil Papua.
