Ekonomi Arsip - FokusiNews https://fokusinews.com/category/ekonomi/ FokusiNews menyajikan berita terkini, terpercaya, dan faktual seputar nasional, daerah, ekonomi, politik, teknologi, dan gaya hidup untuk pembaca Indonesia. Tue, 18 Aug 2026 10:09:04 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.4 https://fokusinews.com/wp-content/uploads/2026/04/cropped-Favicon-Fokusinews-32x32.png Ekonomi Arsip - FokusiNews https://fokusinews.com/category/ekonomi/ 32 32 Semangat HUT ke-81 RI, BPD HIPMI Kaltara Komitmen Cetak Pengusaha Muda dan Gerakkan Ekonomi Daerah https://fokusinews.com/semangat-hut-ke-81-ri-bpd-hipmi-kaltara-komitmen-cetak-pengusaha-muda-dan-gerakkan-ekonomi-daerah/ Tue, 18 Aug 2026 10:04:12 +0000 https://fokusinews.com/?p=16487 Kaltara, Fokusinews.com — Selasa, 18 Agustus 2026. Memasuki momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 […]

Artikel Semangat HUT ke-81 RI, BPD HIPMI Kaltara Komitmen Cetak Pengusaha Muda dan Gerakkan Ekonomi Daerah pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Kaltara, Fokusinews.com — Selasa, 18 Agustus 2026. Memasuki momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Kalimantan Utara (Kaltara) menyampaikan pesan kebangsaan yang sarat makna. Mengusung tema nasional Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur“, kalangan pengusaha muda di Bumi Benuanta menegaskan komitmennya untuk terus bergerak nyata membangun perekonomian bangsa.

​Ketua Umum BPD HIPMI Kaltara, Ade Kurniawan, mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya para generasi muda dan pelaku usaha, untuk terus mengobarkan semangat persatuan, gotong royong, dan optimisme dalam mengisi kemerdekaan.

Dalam pernyataannya, Ade Kurniawan menekankan bahwa usia 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum penting untuk memperkuat peran strategis dunia usaha dalam menjaga kemandirian nasional.

​”81 tahun Indonesia merdeka, mari terus kobarkan semangat persatuan, gotong royong, dan optimisme untuk membangun Indonesia yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Ade Kurniawan.

​Sebagai wadah bagi para pengusaha muda, HIPMI Kaltara berkomitmen penuh untuk mengambil bagian aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, serta menghadirkan inovasi kreatif bagi kemajuan bangsa. Semangat kemerdekaan bagi dunia usaha diterjemahkan melalui aksi nyata untuk memastikan roda perekonomian terus berputar demi melahirkan bibit-bibit pengusaha muda baru di Tanah Air.

​Melalui jajaran pengurus yang solid, BPD HIPMI Kaltara mengajak seluruh kader untuk terus mengisi kemerdekaan dengan berkarya untuk bangsa, berinovasi demi kemajuan, berwirausaha untuk kemandirian, serta senantiasa bersatu demi Indonesia yang lebih baik.

Baca juga

Pesan Ketua Umum BPP HIPMI: Mandiri Ekonomi untuk Indonesia Maju

Senada dengan semangat di daerah, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP HIPMI), Ade Jona Prasetyo, turut menyampaikan ucapan selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar mengenang sejarah masa lalu, melainkan momentum untuk menentukan arah pembangunan bangsa ke depan.

 ​”Bersatu dalam semangat kemerdekaan, berkarya untuk Indonesia maju, adil, dan berdaulat,” ujar Ade Jona Prasetyo.

​Bagi dunia usaha, kemerdekaan adalah momentum perjuangan nyata agar terciptanya kesempatan-kesempatan baru bagi perekonomian nasional. Cita-cita Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur diyakini akan terealisasi melalui ketahanan ekonomi yang dibangun oleh tangan-tangan kreatif anak bangsa, berlandaskan semboyan abadi: Pengusaha Pejuang – Pejuang Pengusaha. (SS)

Laporan:  Sahbudiman

Artikel Semangat HUT ke-81 RI, BPD HIPMI Kaltara Komitmen Cetak Pengusaha Muda dan Gerakkan Ekonomi Daerah pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
PESONA ALAM DAN DENYUT KEHIDUPAN PESISIR DERMAGA LAMERE: Menikmati Keindahan Sape Utara di Hari Kemerdekaan https://fokusinews.com/pesona-alam-dan-denyut-kehidupan-pesisir-dermaga-lamere-menikmati-keindahan-sape-utara-di-hari-kemerdekaan/ Mon, 17 Aug 2026 07:42:39 +0000 https://fokusinews.com/?p=16352 Editor:SS BIMA, Fokusinews.com — Senin, 17 Agustus 2026. Di tengah khidmatnya momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik […]

Artikel PESONA ALAM DAN DENYUT KEHIDUPAN PESISIR DERMAGA LAMERE: Menikmati Keindahan Sape Utara di Hari Kemerdekaan pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Editor:SS

BIMA, Fokusinews.com — Senin, 17 Agustus 2026. Di tengah khidmatnya momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kawasan pesisir Jalan Lintas Sape-Wera (Sape Utara), Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menawarkan cerita lain yang tak kalah memukau. Berbalut panorama laut biru yang membentang luas, Dermaga Lamere menjadi saksi bisu keharmonisan antara alam dan denyut kehidupan masyarakat lokal yang sarat akan nilai kearifan lokal.

Bagi para pelintas dan wisatawan, kawasan ini menyimpan pesona tersembunyi yang memikat hati, memadukan keindahan lanskap bahari dengan kehangatan tradisi masyarakat pesisir.

Keindahan Pesisir Sape Utara:

  • Panorama Laut yang Menenangkan – Menawarkan keindahan alam laut biru dan suasana pesisir yang alami menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa saja.
  • Denyut Kehidupan Masyarakat Pesisir  – Masyarakat pesisir yang ramah menjaga tradisi dan menghidupkan ekonomi kerakyatan setiap hari.
  • Harmoni Alam dan Tradisi Lokal – Kemerdekaan adalah tekad bersama untuk mempersiapkan kehidupan yang lebih baik bagi generasi masa depan.

“Lebih dari sekadar destinasi, Dermaga Lamere adalah ruang refleksi. Menikmati deburan ombak, keramahan warga, dan semangat kebersamaan adalah cara kita merayakan kemerdekaan dengan penuh makna.”

Aktivitas masyarakat pesisir di Dermaga Lamere juga mengikuti kondisi air laut dan musim. Pada siang hari ketika air laut surut, sebagian warga memanfaatkan momentum tersebut untuk mencari kerang-kerangan di sepanjang tepian pantai. Di antara bebatuan pesisir, terdapat pula tiram yang tumbuh secara liar dan menjadi bagian dari kekayaan alami kawasan tersebut.

Sementara menjelang sore hingga malam, pada musim tertentu, warga melakukan aktivitas menombak ikan di tepian pantai, terutama di sela-sela bebatuan. Aktivitas tersebut berbeda dengan rutinitas nelayan yang menggunakan perahu bagan untuk mencari ikan di laut. Keduanya menjadi gambaran bagaimana masyarakat Lamere memanfaatkan laut sesuai kondisi, waktu, dan musimnya.

Pemandangan pesisir itu juga dilengkapi berbagai unsur alam seperti bebatuan pantai dan pandan laut yang tumbuh di sekitar kawasan. Bagi masyarakat, kondisi tersebut bukan hanya menjadi bagian dari panorama, tetapi juga berkaitan erat dengan kehidupan dan sumber penghidupan sehari-hari.

Namun, rasa syukur tersebut tidak berarti setiap perbuatan otomatis menjadi baik hanya karena diawali dengan menyebut nama Tuhan. Perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain tetap harus dihindari. Nilai ibadah tidak hanya bergantung pada ucapan, tetapi juga pada niat dan perbuatan yang baik serta tidak bertentangan dengan ajaran agama.

Baca Juga

Refleksi Kehidupan: Berbakti kepada Orang Tua dan Kebijaksanaan Pemimpin

Dari suasana laut itu pula muncul renungan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, yakni tentang orang tua. Bagi seorang anak, berbakti kepada orang tua tidak selalu harus dilakukan dengan sesuatu yang besar. Membawakan mereka makanan, mengantar ke pasar, menemani ke warung, atau sekadar membuat hati mereka senang dapat menjadi bentuk perhatian yang sederhana.

Orang tua mungkin memiliki cara berbicara dan sikap yang terkadang sulit dipahami anak. Namun, rasa hormat tetap perlu dijaga. Tidak semua persoalan harus dibalas dengan ceramah atau perdebatan. Ada kalanya diam, bersabar, dan tetap memperlakukan orang tua dengan baik menjadi pilihan yang jauh lebih bijaksana.

Kebahagiaan orang tua juga menjadi bagian dari kebahagiaan seorang anak. Ketika mereka tersenyum karena perhatian kecil yang diberikan, ada kepuasan batin yang tidak selalu dapat diukur dengan materi. Sebaliknya, jangan sampai kesibukan mengejar kehidupan justru membuat hati orang tua terluka.

Memasuki momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, renungan tersebut terasa semakin luas. Kemerdekaan bukan hanya tentang upacara, bendera, atau perayaan tahunan, tetapi juga tentang bagaimana generasi hari ini mempersiapkan kehidupan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

Sejalan dengan pesan yang sering disampaikan dalam ceramah keagamaan, apabila seseorang hanya memiliki satu doa untuk kebaikan negeri, maka mendoakan pemimpin agar diberikan keadilan merupakan salah satu doa yang penting. Sebab, pemimpin yang adil diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Dermaga Lamere akhirnya bukan hanya tentang ikan yang melimpah, nelayan yang bekerja, atau laut yang menjadi tempat bermain. Ia menjadi ruang kecil untuk mengingat bahwa hidup memiliki banyak sisi: mencari rezeki, menikmati keindahan alam, berbakti kepada orang tua, menghargai jasa para pahlawan, menjaga lingkungan, dan terus berharap agar negeri ini dipimpin dengan keadilan.

Dari tepian laut Sape, semoga rezeki tetap mengalir, laut tetap terjaga, orang tua tetap dimuliakan, dan Indonesia terus berjalan menuju masa depan yang lebih adil dan sejahtera. (***)

Kaperwil NTB:  Asfaran

Artikel PESONA ALAM DAN DENYUT KEHIDUPAN PESISIR DERMAGA LAMERE: Menikmati Keindahan Sape Utara di Hari Kemerdekaan pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Mahasiswa KKN Angkatan 10 STKIP Taman Siswa Bima Geliatkan UMKM Lokal, Kenalkan Pesona Tenun Songket Khas Bima ke Kancah Luas https://fokusinews.com/mahasiswa-kkn-angkatan-10-stkip-taman-siswa-bima-geliatkan-umkm-lokal-kenalkan-pesona-tenun-songket-khas-bima-ke-kancah-luas/ Sat, 15 Aug 2026 13:38:38 +0000 https://fokusinews.com/?p=16174 Editor: SS BIMA, Fokusinews.com — Semangat pengabdian dan kepedulian terhadap potensi desa kembali ditunjukkan oleh para […]

Artikel Mahasiswa KKN Angkatan 10 STKIP Taman Siswa Bima Geliatkan UMKM Lokal, Kenalkan Pesona Tenun Songket Khas Bima ke Kancah Luas pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Editor: SS

BIMA, Fokusinews.com — Semangat pengabdian dan kepedulian terhadap potensi desa kembali ditunjukkan oleh para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPL Beradab 2026 STKIP Taman Siswa Bima. Berperan aktif dalam bidang Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi (PDD), mahasiswa bernama Nur Rizqan bersama rekan-rekan seposko di Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, menginisiasi gerakan nyata untuk mengangkat dan mempromosikan produk unggulan lokal, yakni Tenun Songket Tradisional Bima.(15/08/2026)

Melalui kegiatan silaturahmi yang dirangkaikan dengan pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di Desa Monta Baru, para mahasiswa tidak hanya melihat dari dekat roda perekonomian warga, tetapi juga menyelami nilai seni dan filosofi luhur yang terkandung dalam setiap produk kerajinan tangan masyarakat setempat.

Kegiatan peninjauan langsung ke sentra-sentra usaha warga ini menjadi sarana bagi mahasiswa KKN untuk memahami denyut kehidupan masyarakat. Menurut Nur Rizqan, silaturahmi merupakan jembatan emas yang menghubungkan hati sekaligus membuka ruang untuk mengenali potensi desa secara mendalam.

“Silaturahmi adalah jembatan yang menghubungkan hati, sementara setiap langkah yang kita tempuh adalah upaya untuk mengenal lebih dekat potensi desa. Melalui kegiatan silaturahmi sekaligus pendataan UMKM lokal di Desa Monta Baru, kami menyaksikan semangat, kerja keras, dan ketekunan masyarakat dalam membangun usahanya,” ungkap Nur Rizqan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setiap unit UMKM yang ada di desa bukan sekadar tempat mencari nafkah semata. Lebih dari itu, usaha-usaha kecil tersebut merupakan simbol perjuangan, kreativitas, dan harapan besar bagi kemajuan masa depan desa. Diharapkan, pendataan dan publikasi ini dapat menjadi batu loncatan awal untuk memperluas jangkauan pasar, membuka peluang baru, serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal.

Salah satu fokus utama dalam pendataan UMKM kali ini adalah kerajinan tenun songket tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu. Di tangan para pengrajin lokal yang terampil, sehelai benang disulap menjadi karya seni bernilai tinggi yang sarat makna.

“Setiap helai benang menyimpan nilai, setiap motif menceritakan identitas.” ujarnya

Tenun songket tradisional Bima bukan sekadar kain biasa yang digunakan sebagai busana adat. Ia adalah warisan budaya leluhur yang menyimpan filosofi mendalam dan harus dijaga kelestariannya di tengah arus modernisasi. Keunggulan dari tenun songket Bima ini meliputi:

  • Motif Tradisional: Menampilkan corak khas Bima yang otentik dan kaya akan nilai filosofis.
  • 100% Handmade: Ditenun secara tradisional dengan ketelitian tinggi oleh tangan-tangan terampil pengrajin lokal.
  • Bahan Berkualitas: Menggunakan material pilihan yang nyaman dikenakan, kuat, serta tahan lama.
  • Produk Asli Lokal: Menjadi wujud nyata dukungan terhadap kemandirian ekonomi UMKM dan pelestarian budaya daerah.

Melalui momentum KKN Angkatan 10 STKIP Taman Siswa Bima dengan mengusung spirit “Bersama Membangun | Bersama Melestarikan”, para mahasiswa mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bangga menggunakan produk-produk lokal.

Dengan membeli dan mengenakan tenun songket Bima, masyarakat secara tidak langsung turut serta merawat warisan budaya leluhur sekaligus menggerakkan roda perekonomian para perajin di tingkat desa. Kemajuan sebuah daerah, sebagaimana yang dipelajari para mahasiswa selama di lapangan, lahir dari kebersamaan, kepedulian, dan kolaborasi yang erat antara akademisi, masyarakat, dan para pelaku usaha.

Bagi masyarakat luas, instansi, atau para pecinta fesyen Nusantara yang tertarik untuk melihat keindahan serta memesan produk Tenun Songket Khas Bima langsung dari perajinnya di Desa Monta Baru, dapat menghubungi layanan informasi dan pemesanan melalui:

📍Lokasi: Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, NTB

📲 Kontak/WhatsApp: 0823-4164-2976 (Nur Rizqan / Nuri)

Mari dukung UMKM lokal Indonesia, lestarikan budaya bangsa, dan buktikan bahwa kearifan lokal mampu menjadi pilar kekuatan ekonomi yang berdaya saing tinggi!. (SS)

Kaperwil NTB:  Asfaran

Artikel Mahasiswa KKN Angkatan 10 STKIP Taman Siswa Bima Geliatkan UMKM Lokal, Kenalkan Pesona Tenun Songket Khas Bima ke Kancah Luas pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Bupati Biak Paparkan Capaian Pembangunan serta Tegaskan Komitmen Pemerataan Di HUT RI ke-81 https://fokusinews.com/bupati-biak-paparkan-capaian-pembangunan-serta-tegaskan-komitmen-pemerataan-di-hut-ri-ke-81/ Sat, 15 Aug 2026 07:36:20 +0000 https://fokusinews.com/?p=16114 Biak Numfor-Papua. Fokusinews.com– Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra menyampaikan sejumlah capaian pembangunan sekaligus program […]

Artikel Bupati Biak Paparkan Capaian Pembangunan serta Tegaskan Komitmen Pemerataan Di HUT RI ke-81 pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Biak Numfor-Papua. Fokusinews.com– Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra menyampaikan sejumlah capaian pembangunan sekaligus program prioritas pemerintah daerah dalam pidato kenegaraan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Biak Numfor.

Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk merefleksikan sejauh mana pembangunan telah memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat.

Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Bupati menyebut tema tersebut menjadi pijakan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk terus memperkuat kemandirian, keadilan sosial, pemerataan kesejahteraan, serta menjaga keragaman sebagai kekuatan persatuan bangsa.

“81 tahun Indonesia merdeka adalah momentum bagi kita untuk merefleksikan sejauh mana aksi, dampak dan manfaat pembangunan yang telah kita torehkan di Kabupaten Biak Numfor,” demikian inti pesan Bupati dalam pidatonya.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam perayaan HUT RI ke-81 tahun ini adalah pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi yang dipusatkan di Pulau Numfor.

Menurut Bupati, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat semangat nasionalisme dan menegaskan kedaulatan wilayah sekaligus simbol kehadiran negara di wilayah terdepan dan kepulauan.

Ia menegaskan, semangat pemerataan pembangunan harus dirasakan seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah kepulauan dan kawasan terdepan.

Dalam pidatonya, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian Pemerintah Kabupaten Biak Numfor di tengah keterbatasan keuangan daerah.

Di antaranya keberhasilan pelaksanaan pemilihan kepala kampung secara serentak, penghargaan revitalisasi bahasa daerah, penghargaan pembinaan Standar Akuntansi Pemerintahan, percepatan digitalisasi daerah, serta penghargaan dari PT Taspen atas akurasi dan ketepatan waktu pengiriman data gaji ASN.

Biak Numfor juga kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2025 dari BPK RI Perwakilan Papua, yang disebut sebagai keenam kalinya secara berturut-turut.

Selain itu, Kabupaten Biak Numfor meraih peringkat II terbaik pengendalian inflasi se-Tanah Papua dan mendapatkan insentif Rp2 miliar. Pemkab juga meraih juara III penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting dengan insentif Rp1 miliar.

Di bidang kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional telah melampaui 98 persen penduduk sehingga Kabupaten Biak Numfor kembali memperoleh penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award.

Bupati juga menyampaikan bahwa Biak Numfor berhasil meraih skor 74,6 persen dalam indeks penilaian pencegahan korupsi dan menjadi yang terbaik di Provinsi Papua, serta menjadi daerah terbaik dalam implementasi arsip digital se-Tanah

Dari sisi ekonomi, Bupati menyampaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2025 mencapai Rp6,85 triliun, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka Rp6,56 triliun.

Pertumbuhan ekonomi Biak Numfor tahun 2025 tercatat 3,29 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 2,28 persen. Menurut Bupati, peningkatan tersebut menunjukkan adanya perkembangan ekonomi yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam mengawal berbagai program strategis nasional yang digagas pemerintah pusat.

Salah satunya adalah pembangunan Sekolah Rakyat, yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 1 Agustus 2026.

Sekolah Rakyat tersebut dibangun menggunakan dana APBN 2026 dengan pagu Rp340,9 miliar dan ditujukan untuk memperluas akses serta meningkatkan mutu pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu atau rentan kategori desil 1 dan 2.

Selain Sekolah Rakyat, Pemkab Biak Numfor mendukung Proyek Strategis Nasional Bandar Antariksa yang kini memasuki tahapan penyusunan masterplan dan regulasi turunan oleh BRIN.

Pemerintah daerah juga terus mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dalam pidato tersebut disebut telah menjangkau sekitar 15.709 siswa dan tenaga pendidik, serta 2.429 ibu hamil, ibu menyusui dan balita yang tersebar di 19 distrik.

Program strategis lainnya yang disampaikan adalah pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Saat ini pembangunan disebut berlangsung di tiga lokasi, yakni Warsansan, Yopdi dan Karuiberik, dengan rencana keseluruhan mencakup 236 kampung dan 14 kelurahan.

Sementara Program Kampung Nelayan Merah Putih (KMNP) telah memasuki tahap pembangunan di 11 lokasi dari 61 lokasi yang diusulkan. Sebanyak 11 kampung tersebut tersebar di wilayah Biak Utara, Biak Timur, Biak Barat dan Pulau Numfor.

Di sektor kesehatan, program Cek Kesehatan Gratis disebut telah melayani sekitar 13.932 orang.

Pemkab juga terus mendorong penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrem melalui berbagai program intervensi pemerintah daerah.

Selain program nasional, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menjalankan sejumlah program prioritas daerah, antara lain Bus Sekolah Gratis, pelayanan Puskesmas 24 jam, Kartu Biak Sehat, Bantuan Duka, Kartu Tani, pasar murah dan pembinaan UMKM.

Program Kartu Tani tahun 2026 diberikan kepada 500 petani di 10 distrik. Pemerintah daerah menargetkan jumlah penerima meningkat menjadi 1.800 petani di 19 distrik pada 2027.

Bupati juga menegaskan perhatian pemerintah daerah terhadap penguatan moderasi beragama, ketahanan ekonomi rakyat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan sektor perikanan dan kelautan, pariwisata dan sentra produksi pertanian.

Di bidang pemerintahan, Pemkab Biak Numfor akan terus memperkuat tata kelola pemerintahan, efisiensi pelayanan serta penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Dalam momentum puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pulau Numfor, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan menyerahkan SK kepada 634 orang PPPK yang telah memperoleh persetujuan teknis, penetapan NIP dan SK dari BKN RI.

Sementara itu, sebanyak 764 CPNS yang telah dinyatakan lulus masih dalam proses persetujuan teknis dan penetapan NIP.

Menutup pidatonya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada jajaran birokrasi, DPRK, Forkopimda, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, dunia usaha, insan pers dan seluruh masyarakat yang telah mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Secara khusus, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mengapresiasi dukungan teknis TNI AU melalui Pangkodau III dalam penyiapan dua pesawat CN-235 untuk mendukung pelaksanaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pulau Numfor.

Apresiasi juga disampaikan kepada Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada III dan jajaran atas dukungan teknis serta penggunaan armada KRI untuk menyukseskan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di Pulau Numfor.

Bupati Markus Mansnembra mengajak seluruh masyarakat, ASN, TNI-Polri dan seluruh elemen daerah untuk terus menjaga keamanan, ketertiban dan kebersamaan serta mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.

“Banyak hal yang telah kita lakukan, namun tentunya masih ada kekurangan yang perlu kita benahi dan perbaiki ke depan,” demikian pesan Bupati.

Ia pun mengajak seluruh komponen masyarakat bersama-sama membangun Biak Numfor menjadi daerah yang aman, nyaman, maju, inklusif dan semakin sejahtera.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.”Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Artikel Bupati Biak Paparkan Capaian Pembangunan serta Tegaskan Komitmen Pemerataan Di HUT RI ke-81 pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Gili Meno Butuh Pengelolaan Sampah Mandiri: Anggota Komisi VII DPR RI Rahmawati Dorong Solusi Terpadu untuk Pariwisata Berkelanjutan https://fokusinews.com/gili-meno-butuh-pengelolaan-sampah-mandiri-anggota-komisi-vii-dpr-ri-rahmawati-dorong-solusi-terpadu-untuk-pariwisata-berkelanjutan/ Thu, 13 Aug 2026 08:00:19 +0000 https://fokusinews.com/?p=15952 ​Editor : SS  LOMBOK, Fokusinews.com — Lonjakan kunjungan wisatawan ke Gili Meno, Kabupaten Lombok Utara, Nusa […]

Artikel Gili Meno Butuh Pengelolaan Sampah Mandiri: Anggota Komisi VII DPR RI Rahmawati Dorong Solusi Terpadu untuk Pariwisata Berkelanjutan pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
​Editor : SS 

LOMBOK, Fokusinews.com — Lonjakan kunjungan wisatawan ke Gili Meno, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyimpan tantangan besar bagi kelestarian lingkungan. Tingginya mobilitas pelancong dinilai belum sepenuhnya diimbangi dengan sistem pengelolaan sampah yang memadai, sehingga membebani alur pengangkutan yang selama ini masih bergantung pada penyeberangan ke daratan utama Lombok.

Hal tersebut disoroti langsung oleh Anggota Komisi VII DPR RI, Hj. Rahmawati Zainal A Paliwang, S.H., saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI ke Gili Meno, Senin (10/8/2026). Ia mengingatkan bahwa peningkatan volume sampah saat musim liburan menjadi persoalan krusial yang harus segera disikapi secara komprehensif.

Selama ini, sampah dari Gili Meno masih harus diangkut menggunakan perahu menyeberang ke daratan untuk ditangani. Menurut Rahmawati, pola konvensional ini kurang efisien jika pariwisata terus berkembang pesat, mengingat volume sampah akan berlipat ganda manakala musim liburan tiba.

 “Puluhan sampah itu dibawa ke darat, dibawa ke seberang. Otomatis kalau memang lihat volume penduduknya sedikit mungkin tidak ada masalah. Tapi ketika wisatawan datang, tentu di saat-saat musim libur, otomatis sampahnya akan berlipat ganda,” ujar Rahmawati.

Tingginya biaya operasional pengangkutan ke daratan mendorong politisi Fraksi Gerindra ini untuk mendirikan fasilitas pengolahan sampah mandiri sedekat mungkin dengan sumbernya di kawasan Gili. Dengan adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau fasilitas daur ulang lokal, sampah dapat diolah langsung menjadi kompos dan produk bernilai guna lainnya.

Selain persoalan kapasitas angkut, temuan sampah plastik di sejumlah titik pantai dari pelabuhan menuju lokasi kegiatan turut memprihatinkan. Rahmawati menegaskan bahwa pembersihan sampah secara berkala saja tidak cukup; penyelesaian akar masalah harus dimulai dari hulu dengan menekan penggunaan plastik sekali pakai.

Sebagai solusi konkret, ia mengusulkan adanya regulasi atau imbauan bagi pengelola wisata agar meminimalisir botol plastik sekali pakai. Penyediaan akses air minum siap konsumsi di kawasan Gili dinilai mampu mencegah wisatawan membawa terlalu banyak botol plastik dari luar daerah.

“Alangkah lebih baiknya kalau dengan pihak pengelola agar berdiskusi bagaimana agar sampah plastik itu diminimalisir. Artinya dikasih istilahnya peringatan bagaimana tidak boleh membawa botol plastik dan sebagainya, biar saja mereka mendapatkan air di sini saja,”* jelasnya.

Di luar isu lingkungan, Rahmawati turut menyoroti dinamika logistik wisatawan, termasuk insiden kecil perdebatan antara pelancong dan pengemudi speedboat akibat beban barang bawaan yang berlebihan. Mengingat rata-rata wisatawan hanya menginap selama dua hingga tiga hari di Gili Meno sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi lain seperti Senggigi atau Mandalika, ia mengusulkan pembangunan fasilitas locker penitipan barang di pelabuhan penyeberangan daratan.

“Saya tadi sudah ngomong sama Pak Bupati, cari jalan keluarnya. Karena paling-paling wisatawan di sini akan menginap dua atau tiga hari. Sebaiknya dibuat di pelabuhan sana, di pelabuhan yang penyeberangan sana, dibuat tempat-tempat penitipan barang dengan locker-locker, sehingga para wisatawan tidak juga membawa barang yang berlebihan ke sini,” ungkapnya.

Kolaborasi Lintas Sektor demi Keberlanjutan Pariwisata NTB. Srikandi Parlemen ini menegaskan bahwa masa depan pariwisata Gili Meno sangat bergantung pada sinergi lintas sektoral. Pemerintah daerah, pengelola kawasan, para pelaku usaha pariwisata, hingga masyarakat lokal harus duduk bersama merumuskan kebijakan yang berpihak pada keseimbangan ekologi dan kenyamanan pelancong.
Melalui pengelolaan sampah mandiri di kawasan pulau, pembatasan plastik sekali pakai, serta penataan fasilitas logistik yang terpadu di pelabuhan, pariwisata Gili Meno diharapkan mampu terus tumbuh pesat tanpa meninggalkan beban kerusakan bagi lingkungan dan masyarakat setempat. (SS)

Laporan : Sahbudiman 

Kaperwil NTB:  Asfaran

Artikel Gili Meno Butuh Pengelolaan Sampah Mandiri: Anggota Komisi VII DPR RI Rahmawati Dorong Solusi Terpadu untuk Pariwisata Berkelanjutan pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Jejak Para Pemimpin, Kenangan untuk Indonesia Kita https://fokusinews.com/jejak-para-pemimpin-kenangan-untuk-indonesia-kita/ Thu, 13 Aug 2026 00:13:07 +0000 https://fokusinews.com/?p=15835 ​Editor : SS  Oleh: Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M Ketua TAGUPP Kaltim Sebuah foto […]

Artikel Jejak Para Pemimpin, Kenangan untuk Indonesia Kita pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
​Editor : SS 

Oleh: Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M
Ketua TAGUPP Kaltim

Sebuah foto kadang bukan sekadar gambar. Ia bisa menjadi pintu untuk kembali membuka lembaran sejarah yang pernah kita lalui.

Foto kenangan tahun 1998 ini memperlihatkan dua tokoh besar bangsa yang pernah berada di puncak kepemimpinan Indonesia: Presiden Soeharto dan Presiden B.J. Habibie. Sebuah potret yang hari ini, setelah perjalanan waktu hampir tiga dekade, terasa semakin memiliki makna.

Tahun 1998 adalah tahun yang sangat penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Setelah memimpin Indonesia selama lebih kurang 32 tahun, Presiden Soeharto menyatakan berhenti sebagai Presiden Republik Indonesia pada 21 Mei 1998. Kepemimpinan kemudian dilanjutkan oleh Wakil Presiden B.J. Habibie.

Peristiwa itu menandai berakhirnya sebuah era sekaligus membuka pintu bagi era baru, yaitu: Reformasi.

Namun, sejarah tidak pernah sesederhana hitam dan putih.

Ada masa ketika Indonesia berada dalam kondisi ekonomi yang sangat sulit. Ada masa ketika pembangunan harus dimulai dari berbagai keterbatasan. Pada masa pemerintahan Soeharto, pembangunan nasional dijalankan melalui program-program jangka panjang, termasuk Repelita. Stabilitas, pembangunan dan pemerataan menjadi bagian penting dari kebijakan pemerintah selama lebih dari tiga dekade.

Karena peran besarnya dalam pembangunan nasional, Soeharto dikenal luas dengan sebutan “Bapak Pembangunan.” Program pembangunan yang dijalankan pada masa itu antara lain berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, pengembangan pertanian dan penurunan angka kemiskinan.

Tentu, perjalanan sejarah itu tidak sepenuhnya tanpa persoalan. Pemerintahan Orde Baru juga meninggalkan catatan tentang pembatasan kebebasan politik, persoalan hak asasi manusia, dan berbagai kontroversi yang sampai sekarang masih menjadi bagian dari perdebatan sejarah bangsa.

Karena itu, mengenang seorang tokoh sejarah tidak harus berarti menutup mata terhadap kekurangannya.

Justru kedewasaan dalam memahami sejarah adalah kemampuan untuk melihat seseorang secara utuh: menghargai jasa-jasanya, mengakui keberhasilannya, sekaligus belajar dari kekeliruan yang pernah terjadi.

Setiap pemimpin adalah bagian dari zamannya. Dan setiap zaman meninggalkan pelajaran bagi generasi sesudahnya.

Bagi saya, foto ini memiliki kenangan yang jauh lebih pribadi.

Pada tahun 1980, saya mendapat kesempatan menjadi bagian dari Mahasiswa Teladan Seluruh Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, untuk pertama kalinya saya bersalaman dengan Presiden Soeharto.
Bagi seorang mahasiswa pada masa itu, pengalaman tersebut tentu bukan sesuatu yang mudah dilupakan. Bersalaman dengan seorang kepala negara yang sedang memimpin Indonesia memberikan kesan tersendiri. Ada rasa bangga, haru, sekaligus kesadaran bahwa kita sedang berhadapan dengan seseorang yang menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa.

Waktu terus berjalan.

Seseorang yang dahulu kita lihat sebagai pemimpin negara, kini tinggal kenangan. Begitu pula dengan Presiden B.J. Habibie. Beliau telah berpulang. Para pemimpin datang dan pergi. Pemerintahan berganti. Kebijakan berubah. Zaman bergerak.

Tetapi Indonesia tetap ada.

Indonesia yang kita cintai ini dibangun melalui perjalanan panjang. Ada keringat para petani. Ada perjuangan para guru. Ada pengabdian para prajurit. Ada kerja keras para pegawai negeri. Ada perjuangan para pengusaha, nelayan, buruh, mahasiswa, ulama, ilmuwan, seniman, dan seluruh rakyat Indonesia.

Dan di atas semua itu, ada jasa para pemimpin bangsa yang telah menjalankan amanahnya pada zamannya masing-masing.

Karena itu, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendahulu bangsa.

Terima kasih kepada Bung Karno dan Bung Hatta, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia.

Terima kasih kepada Presiden Soeharto yang telah memimpin Indonesia selama lebih dari tiga dekade dan meletakkan banyak fondasi pembangunan nasional.

Terima kasih kepada Presiden B.J. Habibie yang mengambil tanggung jawab kepemimpinan pada masa transisi yang sangat berat dan menjadi salah satu tokoh penting dalam perjalanan menuju era Reformasi.

Terima kasih kepada seluruh Presiden Republik Indonesia setelahnya yang telah memberikan warna, gagasan, kebijakan dan pengabdian masing-masing untuk negeri ini.

Dan tentu saja, terima kasih kepada seluruh pahlawan dan pejuang bangsa—baik yang namanya tercatat dalam buku sejarah maupun mereka yang gugur tanpa pernah dikenal oleh generasi setelahnya.

Mereka mungkin telah tiada, tetapi Indonesia yang kita nikmati hari ini adalah bagian dari warisan perjuangan mereka.

Kita boleh berbeda pilihan politik. Kita boleh berbeda cara memandang sejarah. Kita boleh berbeda dalam menilai seorang pemimpin.

Tetapi jangan sampai perbedaan itu membuat kita kehilangan rasa hormat kepada perjalanan bangsa sendiri.

Sejarah bukan untuk dipuja secara membabi buta.

Sejarah juga bukan untuk dihapus karena tidak sesuai dengan selera kita.

Sejarah adalah guru.

Dari keberhasilan para pemimpin, kita belajar bagaimana sebuah bangsa dapat dibangun.

Dari kekurangan dan kesalahan mereka, kita belajar agar tidak mengulanginya.

Dari pergantian kekuasaan, kita belajar bahwa tidak ada jabatan yang abadi.

Dan dari kepergian para pemimpin, kita belajar bahwa pada akhirnya setiap manusia akan meninggalkan dunia ini dan mempertanggungjawabkan seluruh amal perbuatannya kepada Allah SWT.

Kini, memasuki peringatan 81 tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, marilah kita berhenti sejenak untuk menundukkan kepala dan mengenang perjalanan panjang negeri ini.

Dari masa perjuangan kemerdekaan, masa pembangunan, masa krisis, Reformasi, hingga Indonesia hari ini, semuanya adalah bagian dari satu perjalanan besar bernama Indonesia.

Indonesia kita.

Indonesia bukan milik satu kelompok.
Indonesia bukan milik satu generasi.
Indonesia bukan pula milik satu partai atau satu golongan.
Indonesia adalah milik kita semua.

Karena itu, tugas generasi sekarang bukan sekadar mengenang para pendahulu. Tugas kita adalah melanjutkan perjuangan mereka dengan cara kita sendiri: menjaga persatuan, menegakkan keadilan, meningkatkan kualitas pendidikan, membangun ekonomi yang kuat, memberantas korupsi, menghormati perbedaan, dan memastikan bahwa kemajuan benar-benar dirasakan seluruh rakyat.

Semoga Allah SWT mengampuni segala kekhilafan para pemimpin dan pejuang bangsa yang telah mendahului kita, menerima amal kebajikan mereka, serta menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya.

Selamat jalan para pendahulu bangsa.

Jasamu mungkin tidak seluruhnya sempurna. Perjalananmu mungkin tidak seluruhnya tanpa kekurangan. Tetapi engkau telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Indonesia.

Terima kasih Bung Karno.
Terima kasih Bung Hatta.
Terima kasih Pak Harto.
Terima kasih Pak B.J. Habibie.

Terima kasih seluruh Presiden Republik Indonesia.
Terima kasih para pahlawan dan pejuang bangsa.

Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik bagi mereka yang telah berpulang.

Dan kepada kami yang masih diberi kesempatan hidup, semoga Allah memberikan kekuatan untuk meneruskan perjuangan membangun Indonesia yang lebih berdaulat, lebih adil, lebih makmur, lebih bermartabat, dan lebih sejahtera.

Dirgahayu ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Indonesia Berdaulat.
Indonesia Adil.
Indonesia Makmur.

Indonesia Kita.

Laporan:  Sahbudiman


Artikel Jejak Para Pemimpin, Kenangan untuk Indonesia Kita pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
PELNI Dukung Proses Hukum KPK, Tegaskan Komitmen Antikorupsi https://fokusinews.com/pelni-dukung-proses-hukum-kpk-tegaskan-komitmen-antikorupsi/ Wed, 12 Aug 2026 11:23:42 +0000 https://fokusinews.com/?p=15817 Fokusinews.com / Jakarta, 12 Agustus 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) […]

Artikel PELNI Dukung Proses Hukum KPK, Tegaskan Komitmen Antikorupsi pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Fokusinews.com / Jakarta, 12 Agustus 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait pemberitaan mengenai dugaan tindak pidana korupsi yang turut mencantumkan nama PELNI. PELNI menyatakan siap mengikuti proses hukum dan memberikan data maupun informasi yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

PELNI juga menegaskan bahwa salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut sudah tidak tercatat sebagai pegawai PELNI pada saat tindakan yang disangkakan terjadi. Dengan demikian, perkara tersebut berkaitan dengan peristiwa yang terjadi pada periode sebelumnya dan tidak melibatkan manajemen maupun pegawai PELNI saat ini.

 

Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda mengatakan bahwa perusahaan menghormati kewenangan KPK dalam menjalankan proses penegakan hukum dan akan bersikap kooperatif selama proses tersebut berlangsung.

 

“PELNI menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan akan mengikuti setiap tahapannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami siap memberikan data maupun informasi yang dibutuhkan untuk mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan KPK,” ujar Ditto.

 

Di sisi lain, PELNI terus memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui penerapan tata kelola perusahaan yang baik, penguatan sistem pengawasan, serta peningkatan pemahaman seluruh insan perusahaan terhadap risiko korupsi, gratifikasi, dan penyuapan.

 

Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui Sosialisasi Anti Korupsi, Anti Pencucian Uang, Larangan Gratifikasi dan Anti Penyuapan serta Pelaporan Whistleblowing System (WBS) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kantor Pusat PELNI pada akhir bulan Juli lalu. Kegiatan secara hybrid tersebut dihadiri oleh Dewan Komisaris, jajaran Direksi PELNI, Direksi Anak dan Cucu Perusahaan, seluruh pegawai PELNI, Nakhoda, serta Kepala Cabang dengan menghadirkan Plt. Direktur Antikorupsi Badan Usaha KPK Arend Arthur Duma sebagai narasumber.

 

Dalam kegiatan tersebut, PELNI dan KPK membahas penguatan budaya integritas, pencegahan gratifikasi dan penyuapan, pengelolaan konflik kepentingan, serta optimalisasi Whistleblowing System sebagai sarana pelaporan dugaan pelanggaran. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat sistem pencegahan dan menutup potensi celah terjadinya penyimpangan dalam proses bisnis.

 

“Kami terus memperkuat sistem pengawasan dan pencegahan agar setiap proses bisnis berjalan sesuai tata kelola yang berlaku. PELNI juga mendukung upaya KPK dalam pemberantasan korupsi dan memastikan nilai integritas menjadi bagian dari cara kerja seluruh insan PELNI,” pungkas Ditto.

 

PELNI memastikan akan terus mengikuti proses hukum yang berjalan serta memberikan dukungan yang diperlukan kepada aparat penegak hukum. Pada saat yang sama, PELNI akan terus memperkuat tata kelola, pengawasan internal, dan budaya integritas untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta keberlanjutan perusahaan.

 

Tentang PELNI

 

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran, saat ini mengoperasikan 84 kapal yang terdiri dari 26 kapal penumpang, 30 kapal perintis, 18 kapal rede, 9 kapal tol laut, serta 1 kapal ternak yang melayani masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

 

Dalam mendukung operasionalnya, PELNI memiliki 43 kantor cabang yang melayani 357 pelabuhan singgah melalui 1.111 ruas pelayaran, serta didukung oleh 306 terminal point yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

 

Informasi dan pertanyaan hubungi:

Firdha Islamy

Manager Komunikasi Korporasi

PT PELNI (Persero)

Telp. 021-6334342 ext. 1310

Artikel PELNI Dukung Proses Hukum KPK, Tegaskan Komitmen Antikorupsi pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
RIBUAN ORANG AKAN HADIR, DI MUSLIM FAMILY EXPO 2026 https://fokusinews.com/ribuan-orang-akan-hadir-di-muslim-family-expo-2026/ Tue, 11 Aug 2026 05:17:43 +0000 https://fokusinews.com/?p=15732 JAKARTA, Selasa 11 Agustus 2026 #Fokusinews.com – Ribuan Pengunjung akan hadir Di acara & Even […]

Artikel RIBUAN ORANG AKAN HADIR, DI MUSLIM FAMILY EXPO 2026 pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
JAKARTA, Selasa 11 Agustus 2026 #Fokusinews.com – Ribuan Pengunjung akan hadir Di acara & Even Besar tahun 2026 Ini. Even Yang Menyedot ribuan Pengunjung, Mempertemukan berbagai kalangan Dalam nuansa Penuh Kekeluargaan & Kebersamaan. Acara ini di adakan sebagai bagian dari rangkaian Muktamar V Wahdah Islamiyah. Acara yang Berlokasi di asrama Haji Pondok Gede, Jakrta timur ini Di targetkan di kunjungi 12 ribu orang.

Muslim Family Expo 2026 hadir bukan sekadar sebagai pameran, tetapi sebagai ruang kolaborasi bagi keluarga muslim Indonesia. Selama 21–24 Agustus 2026 di Jakarta, ribuan keluarga akan berkumpul untuk belajar, berbelanja, berkonsultasi, membangun jejaring, sekaligus menikmati berbagai program inspiratif.

Insya Allah akan hadir lebih dari 12.000 pengunjung, mulai dari keluarga muda, tokoh Islam, pakar parenting, tenaga kesehatan, komunitas, sekolah, majelis taklim, pelaku UMKM hingga pegiat bisnis. Mereka dipertemukan dalam satu momentum untuk saling menginspirasi dan menghadirkan solusi bagi kehidupan keluarga muslim masa kini.

Bagus bagi pelaku usaha, UMKM, brand halal,lembaga pendidikan, rumah sakit, travel, properti syariah, fashion muslim, herbal, kuliner, dan berbagai produk keluarga, inilah kesempatan emas untuk memperkenalkan produk dan layanan secara langsung kepada pasar yang tepat. Tidak hanya berjualan, tetapi membangun kepercayaan, memperluas jaringan pelanggan, dan menghadirkan nilai bagi masyarakat.

Membuka peluang kolaborasi bagi perusahaan, lembaga,dan instansi yang ingin menjadi Sponsor atau Official Partner. Dukungan Anda bukan hanya meningkatkan eksposur brand kepada ribuan pengunjung, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan membangun keluarga Indonesia yang lebih sehat, religius, produktif, dan berdaya.

” Mari jadikan bisnis bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga menjadi jalan menghadirkan manfaat bagi umat,Bersama, kita hidupkan ekonomi halal, kuatkan UMKM, dan bangun ekosistem bisnis keluarga muslim yang saling mendukung ” Kata Pak Yudi Salah satu panitia.

Even Yang Terselenggsra Pada tanggal 21–24 Agustus 2026 di harapkan Menjadi Sarana Penghubung antar semua elemen dalam rangka meningkatkan Pemberdayaan ekonomi & Momen yang baik untuk saling sinergi, juga menjalin kerjasama antar lini.

Muslim Family Expo 2026 Dengan Tema “Menguatkan Keluarga, Menggerakkan Ekonomi Umat, Membangun Peradaban.” Tentu di sambut antusias oleh masyarakat, Kesempatan bagi siapapun untuk Memaksimalkan segala potensi, Sinergi & Kolaborasi Untuk kemajuan Bersama.

#Supriono #Riosanjaya #Fokusinews.com #PenajiwaTV

Artikel RIBUAN ORANG AKAN HADIR, DI MUSLIM FAMILY EXPO 2026 pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
RAMAIKAN KULINER MAGETAN, SATE KAMBING MBAH MOEL, BUKA CABANG 1 DI TEMPURAN https://fokusinews.com/ramaikan-kuliner-magetan-sate-kambing-mbah-moel-buka-cabang-1-di-tempuran/ Sat, 08 Aug 2026 09:51:01 +0000 https://fokusinews.com/?p=15451 MAGETAN, Sabtu 8 Agustus 2026 – #Fokusinews.com – Hilir Mudik Kendaraan, Menjadi Pemandangan Tiap hari […]

Artikel RAMAIKAN KULINER MAGETAN, SATE KAMBING MBAH MOEL, BUKA CABANG 1 DI TEMPURAN pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
MAGETAN, Sabtu 8 Agustus 2026 – #Fokusinews.com – Hilir Mudik Kendaraan, Menjadi Pemandangan Tiap hari di jalan Raya Sarangan. Jalan Utama dari Kota Menuju Sarangan Ini Memang Menjadi Tempat, yang sangat Strategis untuk Pemberdayaan ekonomi. Salah satunya usaha perdagangan, karena Situasi yang Ramai & Selalu di lewati oleh berbagai Macam, Kendaraan baik dari magetan sendiri, Maupun luar kota.

Begitu Strategis nya maka tak heran bila selalu menjadi Pilihan, Untuk mengembangkan usaha. Selain di dukung keadaan jalan yang bagus dan ramai, juga jalur menuju Wisata sarangan, Sebagai icon Kota wisata magetan, Juga jalur menuju jalan tembus Jawa Tengah. Hampir 24 jam jalan itu tidak pernah sepi. Jadi sangat memungkinkan, Orang yang buka usaha akan berjalan dengan lancar & Sukses.

Salah Satu Usaha Yang Memanfaatkan jalur ini salah satunya adalah Sate kambing Mbah MOEL,Cabang 1 yang hari ini Mengadakan Grand Opening, Tepatnya hari sabtu, 8 Agustus 2026.Dengan alamat lengkap, Desa Campur sari, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Timur Halte SMAN 3 Magetan. Dengan di Bukanya di Tempat itu harapan nya Usaha semakin laris & ramai di kunjungi oleh masyarakat. Mengingat Tempat strategis dan di dukung oleh perputaran ekonomi daerah itu sangat bagus.

Sate Kambing adalah salah satu Kuliner, Makanan Favorit masyarakat. Tak ayal banyk orang Yang Membuka usaha tersebut, karena Di sukai masyarakat & di gemari semua kalangan.

Sate Kambing Mbah MOEL, Punya banyak kelebihan di banding dengan Sate – Sate yang lain. Di antaranya Hewan di sembelih sendiri, sehingga kwalitas & Kehalalanya Terjagas dengan baik. Di sembelih secara Syar’i Membuat orang nyaman untuk mengkonsumsi nya. Dengan Pengolahan yang baik & Proses yang benar, Maka terjaga kwalitas & Rasanya. Membuat para pengunjung Senang & Bahagia.

Selain tempat yang strategis, Bahan yanng baik, Proses yang benar. Sate Kambing Mbah MOEL juga di dukung dengan Pelayanan yang ramah & Cepat. Sehingga Pengunjung Betah & Nyaman. Selamat & Sukses, Semoga Kedepannya usaha semakin lancar & Maju

#Supriono #Riosanjaya #Fokusinews.com #PenajiwaTV

Artikel RAMAIKAN KULINER MAGETAN, SATE KAMBING MBAH MOEL, BUKA CABANG 1 DI TEMPURAN pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
ICT GELAR AKSI TOLAK REVITALISASI SITU CIKEDAL 150 PESERTA SERUKAN EVALUASI APBD Rp9,49 MILIAR https://fokusinews.com/ict-gelar-aksi-tolak-revitalisasi-situ-cikedal-150-peserta-serukan-evaluasi-apbd-rp949-miliar/ Sat, 08 Aug 2026 05:14:58 +0000 https://fokusinews.com/?p=15446 Pandeglang, Indonesia Contra Terror (ICT) bersama masyarakat Kabupaten Pandeglang menggelar aksi penyampaian pendapat di kawasan […]

Artikel ICT GELAR AKSI TOLAK REVITALISASI SITU CIKEDAL 150 PESERTA SERUKAN EVALUASI APBD Rp9,49 MILIAR pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>
Pandeglang, Indonesia Contra Terror (ICT) bersama masyarakat Kabupaten Pandeglang menggelar aksi penyampaian pendapat di kawasan Situ Cikedal, Sabtu (8/8/2026), sebagai bentuk penolakan terhadap rencana revitalisasi Situ Cikedal menjadi kawasan wisata dengan anggaran APBD sebesar Rp9,49 miliar. Ucap Sapta Selaku Kordinator Lapangan di lokasi  8 Agustus 2026

Lanjuta Sapta, Aksi yang berlangsung sekitar pukul 10.00–11.00 WIB tersebut diikuti kurang lebih 150 peserta. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengawalan aparat kepolisian dari Polsek Cikedal dan Menes, Polres Pandeglang, serta Polda Banten dan unsur terkait lainnya.

 

ICT menegaskan bahwa aksi tersebut bukan bentuk penolakan terhadap pembangunan, melainkan kritik terhadap skala prioritas kebijakan dan penggunaan anggaran daerah. Tegasnya

 

Ketua Umum ICT, Syailendra Adi Sapta, menyampaikan bahwa pemerintah perlu mempertimbangkan kembali apakah pembangunan kawasan wisata merupakan kebutuhan yang paling mendesak bagi masyarakat Pandeglang.

 

“Kami tidak menolak pembangunan. Yang kami pertanyakan adalah prioritasnya. Ketika masyarakat masih menghadapi persoalan narkoba, kenakalan pelajar, kekerasan, persoalan sosial, jalan desa yang rusak, serta kebutuhan jembatan bagi anak-anak sekolah, apakah pembangunan wisata dengan anggaran Rp9,49 miliar harus menjadi prioritas”. Jelasnya

 

Menurut ICT, Situ Cikedal selama ini bukan hanya sebuah kawasan yang memiliki potensi wisata, tetapi juga dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk mencari ikan, baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun untuk dijual sebagai sumber penghasilan.

 

Karena itu, ICT menilai setiap perubahan fungsi kawasan harus mempertimbangkan kepentingan masyarakat yang selama ini memanfaatkannya serta dilakukan melalui proses yang transparan dan partisipatif.

 

ICT juga menyoroti aspirasi masyarakat sekitar yang menyatakan belum mendapatkan pelibatan yang memadai dalam proses sosialisasi dan perencanaan revitalisasi Situ Cikedal.Tuturnya

 

Dalam aksi tersebut, ICT menyampaikan pernyataan sikap dan tuntutan masyarakat. Namun hingga aksi berakhir, belum terdapat perwakilan dari pihak terkait yang hadir untuk menerima dan memberikan jawaban secara langsung atas aspirasi yang disampaikan.

 

ICT menyatakan kondisi tersebut tidak akan menghentikan langkah mereka dalam mengawal persoalan tersebut.

 

“Kami menghormati seluruh proses pemerintahan dan aparat yang telah mengawal aksi sehingga berjalan aman dan tertib. Tetapi aspirasi masyarakat membutuhkan jawaban. Karena itu, kami akan melanjutkan perjuangan melalui aksi jilid II di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten,” ujar  Syailendra.

 

ICT JUGA AKAN MELANJUTKAN AKSI JILID II Aksi lanjutan akan diarahkan kepada pemerintah Provinsi Banten sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam kebijakan pembangunan tersebut.

 

Dalam aksi jilid II, ICT akan membawa tuntutan agar pemerintah.

 

1. Mengevaluasi kembali rencana revitalisasi Situ Cikedal menjadi kawasan wisata.

 

2. Memberikan penjelasan terbuka mengenai dasar, urgensi, perencanaan, dan penggunaan anggaran Rp9,49 miliar.

 

3. Membuka ruang dialog dengan masyarakat yang selama ini memanfaatkan Situ Cikedal.

 

4. Meninjau kembali skala prioritas APBD dengan mempertimbangkan kebutuhan sosial dan infrastruktur masyarakat.

 

5. Menjamin proses pembangunan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan partisipatif.

 

ICT menegaskan bahwa perjuangan tersebut akan dilakukan melalui jalur konstitusional, damai, dan bertanggung jawab.

 

> “Kami tidak ingin berhadap-hadapan dengan pemerintah. Kami ingin pemerintah mendengar. Kami datang membawa suara masyarakat dan meminta agar uang rakyat digunakan untuk menjawab kebutuhan rakyat. Kalau pemerintah mempunyai argumentasi bahwa pembangunan ini memang menjadi prioritas, sampaikan kepada masyarakat secara terbuka. Kami siap mendengarkan dan mengkajinya,” tegasnya.

 

ICT berharap pemerintah tidak melihat kritik masyarakat sebagai ancaman, tetapi sebagai bagian dari kontrol sosial dan partisipasi warga negara dalam mengawal pembangunan.

 

INDONESIA CONTRA TERROR (ICT) Mengawal Kebijakan, Menyuarakan Aspirasi, Membela Kepentingan Rakyat. Pungkas nya Syanlendra

Artikel ICT GELAR AKSI TOLAK REVITALISASI SITU CIKEDAL 150 PESERTA SERUKAN EVALUASI APBD Rp9,49 MILIAR pertama kali tampil pada FokusiNews.

]]>