Relawan MBG Tegaskan Komitmen Dukung Program Makan Bergizi Gratis dan Kawal Kebijakan Pemerintah

Fokusinews.com, Sabtu 08 Agustus 2026
JAKARTA — Organisasi Relawan Masyarakat Bersatu Gotong – Royong (Rel MBG) menegaskan komitmennya untuk berdiri di barisan terdepan dalam mendukung berbagai program kebangsaan, khususnya program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu pilar Asta Cita prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pidatonya di hadapan para pengurus REL- MBG tingkat DPP hingga DPW dari seluruh Indonesia, Ketua Umum DPN REL- MBG H.Roy Marjuk menekankan bahwa keberadaan organisasi relawan ini bukan diukur dari banyaknya atribut, melainkan dari seberapa besar manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat.
“Rel MBG tumbuh dengan semangat mendukung program makan bergizi gratis, sebuah program yang menyentuh kebutuhan dasar anak-anak Indonesia. Memberikan makan bergizi tidak hanya mengisi perut, tetapi juga menjaga kesehatan, membantu pertumbuhan, menjaga konsentrasi belajar, serta menyiapkan masa depan bangsa,” ujarya Roy Marjuk.
Selain program kecukupan gizi anak, Rel MBG juga menyatakan kesiapannya untuk mengawal program strategis pemerintah lainnya, meliputi sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, ketahanan pangan, hingga penguatan ekonomi rakyat.
Menjadi Mitra Kritis yang Santun
Lebih lanjut, ditegaskan bahwa Rel MBG diproyeksikan sebagai gerakan sosial kebangsaan jangka panjang yang menjadi mitra pemerintah. Namun, pimpinan Rel MBG mengingatkan agar peran mitra tersebut tidak menghilangkan keberanian untuk memberikan masukan konstruktif.
“Menjadi mitra bukan berarti kehilangan keberanian untuk memberikan masukan. Yang baik kita dukung, yang perlu diperbaiki kita sampaikan dengan santun, dan yang belum sempurna kita bantu sempurnakan. Kecintaan kepada negara adalah keberanian untuk ikut bekerja dan tegak lurus untuk NKRI,” tegas Roy Mardjuk
Di akhir pengarahannya, ia memberikan pesan menohok kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota agar tidak memanfaatkan organisasi untuk kepentingan pribadi, menekan masyarakat, ataupun menyalahgunakan jabatan.
“Relawan sejati tidak bertanya ‘apa yang saya dapat’, melainkan ‘apa yang bisa saya berikan’. Tetap jaga loyalitas kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan tegak lurus mengawal pemerintahan demi kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Editor  : FN – AR

Pos terkait