Walau Dapat Sorotan Plt.Kabid Persampahan dan LB3, DLH Lampung Selatan Tetap Semangat Sebagai Garda Terdepan Menjaga Kebersihan

Pemerintah

Lampung Selatan – Hal tak pernah di bayangkan dan dibayangkan bagi masyarakat kita Bicara tentang tumpukan sampah adalah hal yang tabu bagi setiap orang. Apalagi harus untuk bersekutu dan berbaur sehari-hari dengan kotoran yang menjijikkan tersebut dan beraroma yang begitu tak sedap namun pekerjaan ini membuat semua orang mungkin tak bisa melakukanya.

Namun hal ini tidak bisa terlepas tanggung jawab dan tuntutan pekerjaan bagi Muherwan Murod. SE,. , justru menjadikan sampah bagian dari pengabdiannya sebagai Plt. Kabid Persampahan dan LB3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan.

Di tengah kondisi yang kerap dijauhi banyak orang. Mantan Kepala UPT Pengelolaan Sampah (LB3) Kecamatan Bakauheni ini memilih berada di garis depan, memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga.

Bahkan, bagi Pejabat Eselon III.b Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan ini, mengurus sampah bukan hanya sekadar rutinitas kerja, melainkan tanggung jawab yang harus ditunaikan demi menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan Kabupaten Lampung Selatan.

“Ini semua sudah menjadi kewajiban, artinya mau tidak mau dan suka tidak suka harus dijalani,” ujar Muherwan beserta tim dan petugas kebersihannya, ketika lihat saat mengangkut sampah dan sedang membersihkan berbaur dengan tumpukan sampah baru-baru ini.

Dedikasi dan rasa tanggung jawab dalam pekerjaan Muherwan tidak mengenal waktu. Saat akhir pekan tepatnya Sabtu dan Minggu, yang biasanya menjadi waktu istirahat bagi setiap Aparatur Sipil Negara, tapi Muherwan justru tetap turun memastikan sampah di berbagai titik terangkut dengan baik dan tetap bersih ini harus diperhatikan tiap tiap sudut kota Kalianda di Lampung selatan tetap bersih,indah dan nyaman.

Ia bahkan sering terlihat berbaur dengan tumpukan dan langsung terjun untuk membersihkannya dan langsung mengemudikan dump truck bersama tim kebersihan, menyisir jalan protokol hingga kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Muherwan dan tim petugas kebersihan justru tetap siaga menjaga kebersihan Kota Kalianda,tak kenal lelah walau sering menjadi sorotan itu bukan membuat patah semangat,bahkan menjadikan cambuk agar lebih semangat lagi demi sebuah tanggung jawab dari pekerjaan.

“kadang Waktu malam kami bersama puluhan petugas membersihkan sampah di jalan protokol dan sekitar kantor bupati sampai katanya.

Menurutnya, hari-hari besar justru menjadi tantangan tersendiri karena volume sampah meningkat signifikan. Meski begitu, ia dan tim tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal.

“Ini sudah konsekuensi pekerjaan kami. Saat tumpukan, sampah pasti meningkat, jadi kami harus lebih siaga,” tambahnya.

Sayangnya, di balik kerja keras tersebut Muherwan harus menghadapi berbagai sorotan, termasuk pemberitaan yang menyudutkan dirinya tidak becus bekerja. Kendati demikian, dirinya tetap memilih fokus pada tugas dan kewajibannya walau kadang harus menelan pil pahit dari sorotan pemberitaan,tapi beliau tetap terima kasih ke kawan- kawan jurnalis yang tentunya banyak membantunya setiap kegiatannya.

“Biarkan saja. Nanti akan terlihat sendiri apakah saya bekerja sungguh-sungguh atau tidak,” ucapnya dengan tenang.

Mengutip hal ini disimpulkan kisah Muherwan menjadi pengingat keras, bahwa di balik sesuatu yang sering dianggap kotor ada dedikasi dan kerja yang tulus dan jarang terlihat.

Mereka bekerja dalam sunyi yang justru menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat bagi masyarakat Lampung selatan maju bismilah Bisa..menuju Lampung selatan Bebas sampah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *