Sawah Besar Memutih, Ribuan Warga Padati Tradisi “Nyorog” di Jalan Lautze Raya

banner 468x60

Fokusinews⇔ Jakarta 26 April 2026

Kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, berubah menjadi lautan manusia pada Minggu pagi. Ribuan warga berkumpul di sepanjang Jalan Lautze untuk merayakan festival kebudayaan tahunan “Nyorog Sawah Besar”, sebuah tradisi turun-temurun yang kini dikemas menjadi pesta rakyat yang megah.

Acara ini dihadiri oleh Asminkesra Walikota Bapak Reza Pahlevi, Camat Sawah Besar Bapak Ary Sanjaya dan Lurah Pasar Baru Bapak Ikhwan Julio Akbar. Acara yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga simbol perekat keberagaman etnis di salah satu kawasan paling bersejarah di Jakarta.Tradisi Berbagi dalam Balutan Budaya secara harfiah, Nyorog adalah tradisi khas Betawi berupa hantaran makanan menjelang momen-momen penting. Namun, dalam festival kali ini, makna Nyorog diperluas menjadi pesta berbagi antar-tetangga tanpa memandang latar belakang.

“Nyorog Sawah Besar tahun ini bukan sekadar makan-makan. Ini adalah pernyataan bahwa di tengah kemajuan Jakarta 2026, kita tidak boleh kehilangan jati diri dan rasa bertetangga,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat di sela-sela acara Kemeriahan di Sepanjang Jalan Lautze. Kemeriahan festival ini terbagi ke dalam beberapa zona menarik yang memanjakan pengunjung:Pawai Budaya: Barisan Ondel-ondel setinggi 2,5 meter bersanding dengan Tari taran daerah,  mencerminkan akulturasi budaya Betawi yang kuat di Jalan Lautze.

Kuliner Legendaris Sepanjang jalan dipenuhi stan yang menyajikan Kerak Telor, Dodol Betawi, hingga Bakpao khas kawasan Sawah Besar. Panggung Rakyat Penampilan musik Gambang Kromong modern yang berkolaborasi dengan instrumen elektronik, memukau generasi muda yang hadir.

Yang membanggakan Kecamatan Sawah Besar Memberikan bantuan berupa beberapa kursi roda untuk penyandang disalibitas maupun lansia untuk warga disekitar sawah besar. Festival “Nyorog Sawah Besar 2026” sukses membuktikan bahwa di era digital yang semakin personal, berkumpul secara fisik dan berbagi makanan di jalanan tetap menjadi cara terbaik untuk menjaga kewarasan sosial.

(AsN)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *