MERIAHKAN HARI PAHLAWAN NASIONAL PATTIMURA KE-209, BIAK-SUPIORI BERSINERGI GELAR UPACARA DI SUPIORI

Supiori-Papua,Fokusinews.com, Semangat perjuangan Kapitan Pattimura kembali menggema di Tanah Papua. Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori bersinergi menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional Pattimura ke-209 yang dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati Supiori, Jumat (15/5/2026).

Peringatan yang berlangsung penuh khidmat dan semarak ini menjadi simbol persaudaraan masyarakat Maluku di wilayah Biak-Supiori dalam mengenang jasa besar Thomas Matulessy atau Kapitan Pattimura. Ia lahir di Haria, Saparua pada 8 Juni 1783. Dan merupakan  Pahlawan nasional asal Maluku yang dikenal gigih melawan penjajahan Belanda pada tahun 1817.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Upacara yang berlangsung tersebut dipimpin oleh Bupati Biak Numfor, bersama Bupati Supiori,. Kehadiran kedua kepala daerah tersebut menjadi wujud nyata sinergi dan persatuan antarwilayah dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Dalam amanatnya, Bupati Supiori menegaskan bahwa perjuangan Pattimura harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan.

209 tahun lalu, Kapitan Pattimura membuktikan bahwa keberanian dan persatuan mampu melawan penindasan. Hari ini, tugas kita adalah menjaga persaudaraan dan membangun Tanah Papua dengan semangat kebangsaan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Biak Numfor menekankan bahwa semangat Pattimura tidak hanya menjadi milik masyarakat Maluku, tetapi milik seluruh rakyat Indonesia.

“Pattimura adalah simbol perjuangan bangsa. Dari Maluku hingga Papua, kita dipersatukan oleh semangat perjuangan dan persaudaraan,” tegasnya.

Peringatan Hari Pattimura tahun ini dihadiri ribuan warga dari berbagai paguyuban masyarakat Maluku di Biak Numfor dan Supiori. Masyarakat tampak antusias mengenakan pakaian adat Maluku dan Papua sebagai simbol persatuan budaya Nusantara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, pengibaran bendera Merah Putih, serta pembacaan sejarah perjuangan Kapitan Pattimura.

Suasana semakin meriah dengan penampilan tarian Cakalele, lagu-lagu perjuangan Maluku, hingga prosesi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang bangsa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Biak Numfor, dan Supiori Sekda Biak Numfor, dan Supiori, unsur Forkopimda, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh pemuda, serta jajaran pemerintah daerah dari kedua kabupaten. Prosesi pembawaan obor Pattimura menjadi simbol semangat perjuangan yang terus menyala dan diwariskan kepada generasi muda.

Peringatan Hari Pahlawan Nasional Pattimura ke-209 tahun 2026 mengusung tema:“Semangat Pattimura, Kita Kuat Karena Bersatu” 

Tema tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa persatuan merupakan kekuatan utama dalam membangun daerah yang aman, maju, dan sejahtera.

Sebagai informasi, Kapitan Pattimura gugur di tiang gantungan Belanda pada 16 Desember 1817 di Ambon dalam usia 34 tahun. Hingga kini, perjuangannya terus dikenang sebagai simbol keberanian rakyat Indonesia dalam melawan penjajahan.

 

(Heri/Kaperwil Papua)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *