Yapen, fokusinews.com — Momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dimanfaatkan Bawaslu Kabupaten Kepulauan Yapen untuk menghadirkan inovasi baru dalam pendidikan politik dan demokrasi di tengah masyarakat.
Pada Rabu, 20 Mei 2026, Bawaslu Kepulauan Yapen resmi meluncurkan program Panggung Cerita Elektoral (PACE) Bawaslu Yapen yang dikemas melalui diskusi publik secara daring melalui Zoom Meeting.
Peluncuran program tersebut dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Yapen, Herold M. Jandeday dengan mengangkat tema perdana: “Politik Uang: Apakah Tradisi, Kebutuhan, atau Pelanggaran?”
Dalam keterangannya, Herold M. Jandeday mengatakan bahwa peluncuran Program PACE menjadi bagian dari semangat kebangkitan demokrasi dan pendidikan politik bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Di momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tepat pada hari ini, 20 Mei 2026, kami Bawaslu Kepulauan Yapen juga merayakannya dengan meluncurkan Program Panggung Cerita Elektoral atau PACE Bawaslu Yapen yang dikemas dalam bentuk diskusi publik melalui Zoom Meeting,” ujar Herold.
Menurutnya, Program PACE hadir sebagai ruang diskusi publik yang membahas isu-isu kepemiluan dan demokrasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat, dengan menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman.
Pada sesi perdana tersebut, Bawaslu Yapen menghadirkan narasumber Anugrah Pata, SH., MH., yang membedah persoalan politik uang dari berbagai sudut pandang, baik hukum, budaya politik, maupun tantangan demokrasi modern.
Herold berharap Program PACE dapat menjadi energi baru dalam memperkuat konsolidasi demokrasi di tengah masyarakat, tidak hanya melalui ruang daring, tetapi juga melalui kegiatan tatap muka bersama komunitas maupun kelompok masyarakat.
“Kami berharap Program PACE Bawaslu Yapen ini menjadi semangat baru dalam membangun konsolidasi demokrasi di masyarakat, baik melalui daring dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten, maupun secara offline dengan membuka diri bagi setiap komunitas atau kelompok masyarakat yang ingin mendapatkan pendidikan politik,” katanya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Kepulauan Yapen sekaligus Koordinator Divisi P3S, Hofni Y. Mandripon turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dalam peluncuran dan diskusi perdana Program PACE.
Menurut Hofni, semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum bagi Bawaslu Yapen untuk terus menghadirkan inovasi program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membangun kesadaran demokrasi.
“Momentum Kebangkitan Nasional ke-118 menjadi semangat bagi Bawaslu Yapen untuk terus berinovasi dalam program-program strategis bagi masyarakat, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat dalam demokrasi,” ujarnya.
Di sisi lain, narasumber Anugrah Pata memberikan apresiasi terhadap langkah Bawaslu Yapen yang dinilai tetap aktif dan produktif menghadirkan ruang pendidikan politik di tengah tantangan efisiensi anggaran dan masa non tahapan pemilu.
Menurutnya, diskusi yang berangkat dari isu-isu riil di masyarakat merupakan langkah penting dalam membangun partisipasi publik yang sehat dalam demokrasi.
“Program seperti ini sangat positif karena berangkat dari isu-isu di masyarakat terkait kepemiluan. Di tengah tantangan efisiensi dan masa non tahapan, Bawaslu Kabupaten Yapen tetap eksis melaksanakan kerja-kerjanya secara efektif dan itu patut diapresiasi,” ungkapnya.
Melalui Program PACE, Bawaslu Kepulauan Yapen menegaskan komitmennya untuk terus membangun ruang demokrasi yang edukatif, partisipatif, dan inklusif bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen. (**)







