Surakarta , fokusinews.com – Pagelaran seni bertajuk “Semarak Budaya Indonesia” yang berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, di Halaman Balaikota Surakarta resmi ditutup pada Sabtu malam. Penutupan kegiatan yang mengusung tema Swarna Bumi Bahari ini dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani.
Dalam sambutannya, Astrid menyampaikan bahwa pagelaran yang memasuki penyelenggaraan ke-13 oleh Pemerintah Kota Surakarta ini merupakan wujud nyata dan konsistensi dalam pelestarian seni dan budaya Indonesia. “Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi para pekerja seni sekaligus upaya menumbuhkan rasa cinta seni dan budaya Indonesia di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Ketua Panitia, Apriza Rizaldi Naim, melaporkan bahwa pagelaran tahun ini diikuti oleh 27 sanggar seni dari berbagai daerah di Indonesia. Daerah-daerah tersebut meliputi Aceh, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat. Pada hari pertama, 14 sanggar seni tampil memukau pengunjung, disusul 13 sanggar seni pada hari kedua.
Salah satu peserta yang turut meramaikan kegiatan ini adalah Sanggar Seni Pelangi Ngesthi Budaya yang berasal dari Kabupaten Karanganyar. Kehadiran para pekerja seni dari Karanganyar ini menambah semarak dan keberagaman sajian budaya dalam pagelaran tersebut.
Pagelaran yang berlangsung meriah ini terbilang sukses besar. Ribuan generasi muda dari dalam dan luar Kota Solo tampak memadati area Halaman Balaikota. Mereka sangat antusias dan tidak beranjak dari tempat duduknya hingga menit-menit terakhir pertunjukan usai.

Menyaksikan tingginya antusiasme masyarakat, terutama generasi muda, pagelaran Seni Semarak Budaya Indonesia dipastikan akan senantiasa dinantikan kehadirannya di tahun-tahun mendatang.
—






