Proyek Revitalisasi 2.4 Miliar Turun SMP Assyfa Majau Diduga Menjadi Ajang Bacakan Para Penguasa Yayasan dan Kelompok Kecil

Oplus_131072

Pandeglang, Proyek strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yaitu Revitalisasi Sekolah SMP Assifq Majau tengah menjadi sorotan publik. Program unggulan yang menelan anggaran fantastis mencapai Rp. 2.4 Miliar ni diduga menjadi ajang “bacakan” atau pembagian keuntungan oleh pihak-pihak tertentu yang dekat dengan kekuasaan.

 

Terdapat tanda tanya besar mengenai transparansi pemilihan mitra Dalam Pembangunan Proyek Revitalisasi yang dikelola oleh yayasan SMP Assyfa Majau-Saketi. Banyak pihak mempertanyakan, Mengingat banyaknya laporan yang menunjukkan keterlibatan Campur Tangan ketua yayasan dan kelompok pendukung dalam proyek tersebut. Ucap Andr Kamis,14/05/2026

Di lapangan, Beberapa vendor yang ditunjuk sebagai penyedia Bahan Bangunan yang menjadi sorotan publik mulai dari bahan bangunan seperti kualitas nya dan ketranparansian anggaran pembelanjaan yang seharusnya di ketahui masyarakat Desa Majau Kecamqtan Saketi Kabupaten Pandeglang dan P2SP.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan kualitas bahqn bangunan yang diterima oleh siswa sekolah serta berpotensi mark-up anggaran yang cukup tinggi. tuturnya

Temuan ini memicu kritik tajam dari berbagai elemen masyarakat, terutama terkait transparansi anggaran pembelanjaan yang seharusnya digunakan untuk membangun gedung dengan kualitas yang baik dan kokoh, Karna Bagaimanapun anggaran pembangunan tersebut berasal dari pemerintah yang di dapat dari pajak daerah.

“Bukan untuk memperkaya kelompok tertentu”

Hingga berita ini diturunkan, Pihak pengawas, Yayasan dan konsultan hingga dinas pendidikan belum ada tanggapan apapun.

Belum memberikan jawaban konklusif mengenai mekanisme pengawasan untuk mencegah adanya “bacakan” proyek ini.  Pungkasnya (GI)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *