Mangkrak Sejak 2022, Pembangunan Eks Pasar Sebengkok Tarakan Telan Anggaran Rp14 Miliar

Oplus_131072

FokusiNews.Com, Kaltara Selasa 23 Juni 2026

TARAKAN – Proyek pembangunan kawasan eks Pasar Sebengkok di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, hingga kini masih menjadi sorotan publik akibat kondisinya yang terbengkalai. Fasilitas publik yang vital bagi roda perekonomian masyarakat tersebut diketahui mulai dibangun sejak tahun 2022 dan belum mengalami kelanjutan signifikan hingga pertengahan tahun 2026.

Gubernur LSM Lumbung Informasi Rakyat ( LIRA ) Kalimantan Utara, Abdul Rahman, menyampaikan keprihatinan mendalam saat meninjau langsung lokasi proyek. Menurutnya, area bangunan kini telah dipenuhi semak belukar yang menjulang tinggi serta tiang-tiang beton dengan besi penyangga yang tampak berkarat akibat lama terpapar cuaca.

“Kami berada di eks Pasar Sebengkok untuk melihat langsung kondisi pasar batu ini. Berdasarkan data yang kami miliki, total anggaran yang sudah digelontorkan untuk proyek ini mencapai sekitar Rp14 miliar,” ujar Abdul Rahman, Selasa ( 23/06/26)..

Ia memerinci bahwa pada tahap pertama pembangunan, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp9,4 miliar yang diperuntukkan bagi struktur dasar berupa lantai dan tiang pancang. Pembangunan kemudian dilanjutkan pada tahap kedua dengan tambahan anggaran sekitar Rp4,5 miliar. Secara keseluruhan, total biaya pembangunan yang diproyeksikan untuk menuntaskan proyek ini diperkirakan mencapai Rp80 miliar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu kendala utama belum tuntasnya pemasangan tiang pancang secara menyeluruh diduga akibat belum selesainya pembebasan sisa lahan milik warga setempat yang berada di area sekitar proyek.

Di sisi lain, Abdul Rahman turut menyoroti rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan yang berencana membangun pusat pemerintahan baru di kawasan Juata. Menurutnya, pemerintah daerah beserta DPRD kota Tarakan seharusnya memprioritaskan penuntasan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat terlebih dahulu sebelum memulai proyek skala besar lainnya.

“Pasar ini adalah kebutuhan mendasar masyarakat. Sangat disayangkan dari tahun 2022 hingga kini belum juga selesai. Kami meminta kepada Pemkot Tarakan, khususnya Wali Kota Tarakan H. dr Khairul M.Kes, serta anggota dewan kota Tarakan untuk segera mengambil langkah konkret demi menyelesaikan pembangunan ini,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi valid mengenai alokasi anggaran kelanjutan proyek eks Pasar Sebengkok pada tahun anggaran berjalan. Masyarakat berharap pemerintah segera merampungkan proyek tersebut agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh para pedagang dan warga Tarakan.

Editor  : FN – AR

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *