Biak, Papua – FokusiNews. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Biak Numfor terus mematangkan langkah konsolidasi organisasi sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) dan Musyawarah Daerah (Musda) dalam waktu dekat.
Konsolidasi ini bertujuan untuk menetapkan ketua KNPI definitif setelah vakumnya aktivitas organisasi selama kurang lebih 11 tahun. Sejumlah agenda strategis pun telah disiapkan, termasuk koordinasi intensif dengan pihak KNPI tingkat provinsi.
Salah satu fokus utama saat ini adalah memastikan kejelasan jadwal pelaksanaan Rapimda dan Musda melalui konfirmasi langsung kepada Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI Provinsi Papua. Hal ini dilakukan agar seluruh tahapan di tingkat daerah dapat berjalan sesuai mekanisme organisasi.

Sandi Bonai, seorang perempuan berdarah Papua yang dipercayakan sebagai karateker KNPI Biak Numfor ketika diwawancarai menyampaikan bahwa pihaknya juga terus mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya dukungan serta bimbingan dari pemerintah daerah, agar pemuda dapat berperan maksimal dalam berbagai program pembangunan.
“Pemuda harus menjadi bagian penting dalam setiap pelaksanaan pembangunan. Sehingga kami berharap ada ruang yang lebih besar serta bimbingan resmi dari pemerintah daerah,” ujarnya. Disela kegiatan Musrenbang. Selasa 14 April 2026.
Ia menambahkan bahwa dari sisi internal, konsolidasi dengan berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Biak Numfor telah menunjukkan hasil positif. Dukungan terhadap kebangkitan kembali KNPI dinilai cukup kuat, dengan semangat kebersamaan yang diusung sebagai “satu napas untuk KNPI”.
Seluruh OKP yang terlibat disebut telah menyatakan kesepakatan untuk mendukung kepemimpinan Benjamin Gurik sebagai figur yang diharapkan mampu memimpin KNPI ke depan. Pernyataan dukungan ini sekaligus menjadi langkah awal dalam penguatan kembali eksistensi KNPI di tingkat lokal.
Menanggapi isu dualisme yang sempat mencuat, ia mengatakan, pihak KNPI Biak Numfor menegaskan bahwa di tingkat lokal tidak terdapat perpecahan. Kepengurusan tetap mengarah pada satu garis komando yang sejalan dengan arahan di tingkat provinsi.
” Meski demikian, diakui bahwa dinamika organisasi di beberapa wilayah lain masih memungkinkan adanya perbedaan pandangan. Namun, untuk KNPI Biak Numfor, arah kaderisasi telah jelas menuju satu kepemimpinan yang solid.” tutur Sandi yang juga adalah mantan journalis asal papua.
Dalam perencanaan ke depan, pelaksanaan Rapimda dan Musda ditargetkan berlangsung dalam kurun waktu satu hingga dua bulan mendatang. Seluruh persiapan internal disebut telah rampung, dan kini tinggal menunggu kepastian jadwal dari pihak provinsi papua
Karateker KNPI asal Biak Numfor itu juga menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya Musrenbang Kabupaten Biak Numfor yang berlangsung di Distrik Bondifuar, serta yang menjadi harapan kepada pemerintah daerah agar terus menjalin sinergi dengan pemuda. Kolaborasi ini dinilai penting untuk menjaga semangat generasi muda agar ke depan mampu menjadi pemimpin di daerahnya sendiri.
” Dengan semangat konsolidasi dan dukungan yang terus menguat, KNPI Biak Numfor optimis dapat kembali berperan aktif sebagai wadah strategis pemuda dalam pembangunan daerah kedepan” tutup Sandy Bonai.
( Heri )/Kaperwil Papua.
