Yapen, fokusinews.com — Perayaan Anniversary Adipati Nusantara ke-22 Tahun 2026 digelar secara sederhana namun penuh makna di Gasebo Adipati, Kodim 1709/Yawa, Sabtu (02/05/2026). Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota letting bersama keluarga yang bertugas di wilayah Kepulauan Yapen.
Kordinator Kegiatan Anniversary Adipati Nusantara ke-22, Sertu Akbar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas pengabdian yang telah dijalani, khususnya selama bertugas di Papua.
“Anniversary ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan kami bukan sekadar hubungan kerja, tetapi telah menjadi ikatan persaudaraan yang kuat,” ujarnya.
Mengusung tema “Letting adalah sekelompok sahabat yang digembleng menjadi saudara karena sama-sama merasakan kerasnya pembentukan dan beratnya medan penugasan, hanya kenangan dalam barak yang membuat tidak berserak, salam kompak untuk NKRI,” kegiatan ini menegaskan kuatnya solidaritas antar anggota.
Menurut Akbar, pengalaman bersama selama masa pendidikan hingga penugasan telah membentuk ikatan emosional yang tidak mudah terpisahkan.
Acara yang digelar rutin setiap tahun ini juga menjadi sarana refleksi atas perjalanan tugas para prajurit di Kabupaten Kepulauan Yapen. Kondisi daerah yang relatif aman dan kondusif dinilai turut mendukung kenyamanan dalam berdinas.
Hal ini sejalan dengan semboyan daerah Kepulauan Yapen yang dikenal dengan “Aman, Ceria, Indah, dan Sehat (ACIS),” yang menjadi semangat bersama dalam menjaga stabilitas wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Akbar juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap tugas-tugas para anggota Adipati di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat. Sinergi ini sangat penting dalam mendukung kelancaran tugas kami,” katanya.
Ke depan, pihaknya berharap dukungan dan kerja sama antara aparat dan masyarakat terus terjalin dengan baik demi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
Perayaan Anniversary Adipati Nusantara ke-22 ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan internal antar anggota, tetapi juga menjadi simbol kekompakan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah Papua.







