Polres Biak Numfor Ungkap Perkembangan Terbaru Tragedi Ledakan

Biak Numfor-Papua.Fokusinews.Com. Polres Biak Numfor bersama tim gabungan terus mengintensifkan proses pencarian dan sterilisasi pasca insiden ledakan yang terjadi di Kompleks Perikanan Biak pada 31 Mei 2026 lalu.

Hingga Selasa 03 Mei 2026 malam, perkembangan terbaru menunjukkan enam korban telah meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya masih dalam proses pencarian.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H., dalam konferensi pers yang dihadiri Pemerintah Daerah, unsur TNI-Polri, Tim Jibom Gegana Polda Papua, Basarnas, serta awak media, menyampaikan bahwa operasi pencarian terus diperluas guna menemukan korban yang belum ditemukan.

“Hingga saat ini terdata enam korban meninggal dunia, Sementara itu tiga korban lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan,” ujar Kapolres.

Menurutnya, fokus pencarian saat ini diarahkan pada area Ring 2, khususnya wilayah pantai dan perairan sekitar lokasi kejadian. Radius pencarian yang sebelumnya hanya satu kilometer kini telah diperluas menjadi tiga kilometer dan direncanakan akan bertambah hingga empat kilometer pada operasi pencarian berikutnya.

Selain korban meninggal, satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Biak.

Sementara itu, Tim Jibom Gegana Polda Papua yang melaksanakan sterilisasi di lokasi kejadian pada hari ini berhasil menemukan dan mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut.

“Tim Jibom menemukan enam serpihan proyektil dan satu unit gerinda listrik di area TKP yang telah dilakukan sterilisasi,” jelas Kapolres.

Di sisi lain, tim Basarnas yang bertugas melakukan evakuasi di sekitar lokasi menemukan 18 potongan bagian tubuh manusia yang selanjutnya diamankan dan dibawa ke ruang jenazah RSUD Biak untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Kapolres menegaskan bahwa area Ring 1 atau pusat lokasi ledakan masih dinyatakan steril terbatas dan belum sepenuhnya aman untuk dimasuki. Hingga saat ini, proses sterilisasi oleh Tim Jibom baru mencapai sekitar 50 persen.

Meski demikian, beberapa bagian lokasi yang telah dinyatakan aman mulai dibuka secara terbatas untuk mendukung proses evakuasi material dan pencarian barang bukti. Kegiatan tersebut tetap dilakukan di bawah pengawasan ketat Tim Jibom Polda Papua.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area Ring 1 maupun kawasan sekitar TKP demi keselamatan bersama. Setiap aktivitas aparat gabungan di dalam area steril juga harus mengikuti arahan dan rekomendasi dari Tim Jibom Polda Papua,” tegasnya.

Hingga saat ini, Tim gabungan terus melakukan pencarian korban, pengumpulan barang bukti, serta sterilisasi lokasi guna memastikan keamanan dan kelancaran proses pencarian.

 

(Pewarta:Heri/Kaperwil)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *